Valentino Rossi Pesimis Jadi Sang Jawara MotoGP 2020
BERITA

Valentino Rossi Pesimis Jadi Jawara MotoGP 2020

Ajang MotoGP 2020, Valentino Rossi masih Pesimis Jadi Sang Juwara, Kenapa ya?

OTOBERITA.com – Ajang balap MotoGP memang sangat seru ditonton, para pembalap berebut poin agar bisa masuk nominasi teratas di setiap klasemen. Dan tentunya memberikan sinyal jawara MotoGP musim itu.

Seperti halnya di musim MotoGP 2020. Sosok rider ternama dunia yang sempat jadi jawara MotoGP dunia berturut-turut. Tak lain ialah Valentino Rossi.

Sebagai salah satu pembalap tertua, Rossi masih mampu memberikan persaingan yang begitu ketat di ajang MotoGP 2020. Bahkan 58 poin pun sudah ia kemas saat mengikuti 7 balapan, serta mendominasi peringkat 9 klasemen sementara.

Namun dari puncak nominasi klasemen, Valentino Rossi masih terpaut 23 poin. Mungkin masih ada harapan di 7 balapan sisa di musim MotoGP 2020.

Sinyal kuat dari para fans Rossi, menyemangati sosok rider tertua itu untuk jadi juara MotoGP 2020. Meski masih banyak poin yang perlu direbutkan hingga akhir musim. Begitu juga dengan para pembalap lain, tak heran kini persaingan semakin panas dan ketat.

Tapi belakangan ini sosok sang pembalap dunia yakni Rossi, masih begitu pesimis sekali menjadi juara dunia di musim ini.

“Di klasemen sementara ini, saya sedikit memperoleh poin. Padahal masih banyak pembalap dengan selisih poin begitu kecil dan besar harapan kejuaraan didapatnya,” ungkap Rossi.

Melirik dari ajang musim balap MotoGP 2020 yang masih berlangsung ini, Valentino Rossi masih belum terlihat kompetitif. Bayangkan saja dari 7 balapan yang sudah dilaluinya, ia baru sekali saja naik podium, dan dua kali mengalami kegagalan finish terdepan.

Padahal untuk bisa mendapatkan gelar juara dunia yang ke-10, The Doctor harus mulai berbenah semaksimal mungkin.

“Saya masih pesimis jadi juara MotoGP 2020. Namun harus lebih cepat dari lainnya. Dan apapun yang terjadi nanti, harus lebih kuat untuk melaju dengan lebih cepat. Akhir pekan ini akan kami coba sesuatu yang baru untuk ditingkatkan,” ujar Rossi.

Sosok rider berusia 41 tahun itu, di sepanjang ajang balap musim ini begitu banyak sekali kendala menghadang. Mulai dari performa mesin hingga grip ban Michelin banyak dikeluhkan.

“Untuk itu kami berusaha sebaik mungkin. Meski di akhir balapan ada kendala, saya rasa motor tidak begitu baik, ditambah lagi tidak mempunyai banyak grip. Tak heran saya pun terjatuh setelah satu setengah lap berlangsung, karena waktu itu melakukan kesalahan di tingkungan 4,” jelasnya.

Semoga di sisa balapan nanti, Rossi bisa mengatasi masalah yang menghadang dengan baik. Agar mendapatkan poin terbaik untuk menduduki peringkat atas diklasemen.

“Kami akan mencoba untuk meningkatkan di sektor cengkraman saat akselerasi, meski itu bukan suatu point terkuat kami,” tutup Rossi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *