Kiprok Motor Rusak, Begini Tandanya
OTO MOTOR, TIPS OTOMOTIF

Kiprok Motor Rusak, Begini Tandanya !

OTOBERITA.com – Diketahui komponen sepeda motor tidak begitu rumit, bila dibandingkan dengan komponen pada mobil. Tak heran perawatan sepeda motor nampak lebih mudah sekali.

Meski demikian, ada beberapa komponen motor yang begitu penting dan jangan sampai terlewat. Salah satunya yakni kiprok motor, atau dikenal dengan nama Regulator Rectifier.

Kiprok sendiri berperan sebagai pengubah arus AC ke DC, terutama pada sistem kelistrikan sepeda motor. Fungsi utama kiprok yaitu sebagai pengarah arus AC yang dibuat oleh sepul dinamo dan magnet menjadi suatu arus DC.

Sehingga bila kiprok motor rusak, akan berdampak pada sistem kelistrikan serta bisa mempengaruhi beberapa komponen lain yang berkaitan.

Apabila anda mengalami suatu kendala seperti itu, diperlukan pemahaman tentang tips mendeteksi kerusakan pada kiprok agar bisa segera diperbaiki.

Di sinilah peran merawat kiprok motor sangat dianjurkan, untuk mencegah kerusakan serius pada sistem kelistrikan. Lantas, bagaimana cara terbaik untuk mengetahui kerusakan pada kiprok motor?

Anda tidak perlu khawatir, berikut di bawah ini akan dijelaskan secara singkat cara mendeteksi kerusakan kiprok motor yang bisa anda terapkan secara mandiri.

Tips Mendeteksi Kerusakan Kiprok Sepeda Motor Untuk Pemula

Perlu anda ketahui sebenarnya mudah sekali menerapkan tips mendeteksi kiprok motor rusak. Karena hanya dibutuhkan beberapa Langkah saja, dan pastinya anda akan tahu letak kerusakannya.

Cek Kondisi Kiprok dengan Cara Menyalakan Mesin Motor

Cek Kondisi Suhu Pada Kiprok Motor

Suhu pada kiprok bisa diketahui dengan cara menyalakan mesin motor terlebih dahulu, selama kurun waktu lima menit saja serta dalam kondisi lampu motor menyala.

Di sini anda tidak perlu melakukan tarik gas, hanya di diamkan saja. Selanjutnya coba anda sentuh bagian kiprok motor dan rasakan, apakah terasa panas atau tidak? Apabila kondisi kiprok terasa panas, maka fungsinya bekerja dengan normal.

Namun sebaliknya, jika terasa dingin atau tidak terasa ada peningkatan suhu. Sudah dipastikan kiprok mengalami suatu masalah atau kerusakan.

Dengan begitu segera mungkin anda mengganti kiprok motor yang baru. Jangan lupa juga cek bagian terkait seperti soket yang terhubung pada sepul, aki, kiprok serta kabel-kabelnya. Pastikan tidak ada cacat sedikitpun serta telah terpasang dengan baik.

Periksa Kondisi Lampu Utama Motor

Tanda kiprok motor rusak bisa diketahui dengan melihat kondisi lampu utama atau lampu depan sepeda motor.

Ketika mesin dinyalakan, coba perhatikan tingkat terangnya lampu utama, apakah malah sangat terang atau redup?

Jika kondisinya sangat terang sudah dipastikan ada masalah dibagian kiprok, sebagai salah satu komponen penyalur arus listrik DC.

Karena hal itu tak lepas dari aliran listrik yang timbul dari sepul dinamo tidak diproses dengan baik, oleh kiprok sebagai stabiliser arus.

Sehingga arus listrik yang disalurkan ke bagian lampu utama jadi sangat terang, dan bukan tidak mungkin lama kelamaan bohlamp lampu akan putus.

Aki Tidak Mengisi Oleh Listrik

Tips mendeteksi fungsi tidaknya suatu kiprok, bisa di tandai dengan pengisian arus aki sepeda motor.

Jika ketika mesin dinyalakan, aki tidak mulai mengisi maka sudah barang pasti bahwa kiprok motor rusak.

Sehingga anda harus segera mengganti kiprok dengan yang baru. Mengapa demikian? Sebab itulah tanda awal atau indikasi petanda kiprok sudah mulai mengalami kerusakan.

Jangan sampai anda melewatkan hal tersebut, sebab bisa berdampak merusak aki serta beberapa komponen lain terkait seputar kiprok.

Indikasi Motor Mulai Mengalami Brebet

Gejala awal motor brebet, juga bisa di akibatkan oleh kerusakan pada bagian kiprok.

Meski sebenarnya ada kerusakan pendukung lain terkait motor brebet. Tapi bila kondisi karburator atau injektor masih bagus dan bekerja dengan normal. Kemungkinan besaran tegangan yang dihasilkan oleh komponen kiprok sudah tidak stabil lagi.

Dan bila kondisi itu terjadi, upayakan anda segera ganti kiprok. Karena kerusakan semacam ini ada banyak faktor, untuk lebih mudahnya bisa anda bawa motor ke bengkel, agar segera dilakukan pengecekan oleh mekanik sepeda motor.

Lampu Utama Berkedip Ketika Ditarik Gas

Cara menerapkan tips mendeteksi kerusakan pada kiprok motor, coba perhatikan kondisi lampu utama saat mesin dihidupkan.

Perhatikan secara teliti, bagaimana kondisi lampu utama stabil atau berkedip? Jika menunjukkan lampu berkedip-kedip, coba anda tarik gas supaya lebih jelas mengetahuinya.

Lantaran arus listrik yang tersalurkan ke lampu utama juga dipengaruhi oleh tarikan gas motor.

Apabila kondisi itu tetap terjadi, besar kemungkinan ada masalah terutama pada kiprok motor atau beberapa sistem kelistrikan lainnya.

Alangkah baiknya segera bawa motor kesayangan ke bengkel untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut mengenai kondisi kiprok rusak atau tidak.

Cek Tegangan Arus dengan Alat Multitester

Cara mendeteksi tanda kerusakan kiprok bisa dengan alat mutlitester.

Pada umumnya alat itu dimiliki oleh bengkel saja, namun bila anda punya alat multitester bisa anda cek sendiri.

Caranya cukup mudah sekali, pertama anda hidupkan dahulu mesin motor. Pasang kabel warna merah dari multitester ke bagian kabel merah positif. Dan kabel hitam untuk kabel negatif.

Kemudian secara perlahan tarik gas hingga kisaran 3000 rpm. Coba perhatikan angka pada multitester, bila angkanya melebihi 14 volt, ini petanda kiprok motor rusak.

Dan apabila angka pada multitester menunjukkan 12 volt, itu juga tanda kiprok mulai mengalami kerusakan. Karena pada umumnya aki tidak mengisi dengan baik.

Angka ideal kiprok normal yakni tegangan pada aki mencapai 13,5 volt. Apabila anda merasa begitu rumit dalam melakukan pengecekan dengan alat multitester. Sebaiknya langsung saja bawa motor ke bengkel untuk dicek oleh mekanik.

Sering Terjadi Knocking ( Knalpot Nembak )

Penyebab Knocking Knalpot Motor Bisa Jadi Kiprok Motor Rusak

Tips indikasi kerusakan pada kiprok diketahui saat awal anda menyalakan mesin motor.

Mengingat bila kiprok motor rusak, secara otomatis busi akan memicu percikan api tidak terkontrol dengan baik karena tegangan tidak normal.

Sementara itu ketika mesin nyala mulai ditarik gas, akan memicu suara mesin begitu kasar. Bahkan parahnya bisa menimbulkan knocking alias knalpot nembak.

Jika kondisi ini dibiarkan begitu saja, bisa membuat kerusakan pada sistem pengapian. Karena proses pengatur besaran arus listrik tidak terkontrol dengan baik oleh kiprok atau regulator rectifier.

Kesimpulan

Bagaimana sobat otoberita? Sudah faham betul kan tentang tips di atas? Cara mendeteksi kerusakan sedini mungkin pada komponen kiprok motor. Upayakan anda menerapkan tips di atas yang bisa saja tidak harus semuanya.

Ada baiknya juga anda dalam mengecek kondisi terkini pada kiprok motor ke bengkel resmi terdekat, agar tahu penyebab letak kerusakan yang sebenarnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *