Penyebab Pedal Kopling Mobil Terasa Keras atau berat
OTO MOBIL, TIPS OTOMOTIF

Ketahuilah Penyebab Pedal Kopling Mobil Terasa Berat dan Keras

Penyebab Pedal Kopling KerasSebagaimana telah kita ketahui bahwa dalam sistem berkendara mobil, unit kopling merupakan salah satu komponen yang penting dan berperan aktif.

Di sisi lain, peran penting unit kopling mobil sebagai pemutus dan penghubung putaran mesin ke transmisi. Sehingga komponen kopling pada mobil perlu diperhatikan dan dirawat dengan baik, khususnya mobil bertransmisi manual.

Namun tak jarang pengguna mobil manual mengeluh terhadap masalah pada kopling, salah satunya ialah terasa berat saat diinjak. Tentu saja, pasti ada penyebab pedal kopling keras yang perlu anda ketahui.

Baca juga :

Pada umumnya, masalah pedal kopling berat atau keras biasanya diakibatkan oleh kurangnya perawatan unit kopling oleh pemilik mobil itu sendiri.

Selain itu pula bisa juga karena cara mengemudi yang kurang tepat dan benar. Seperti contoh, meletakkan kaki pada posisi yang kurang pas di atas pedal kopling, sehingga menyebabkan pedal kopling keras.

Untuk itu berikut informasi terkait penyebab pedal kopling mobil keras yang perlu anda pahami dan pelajari secara seksama.

Penyebab Pedal Kopling Mobil Keras

Pedal Kopling Mobil Bermasalah

Di bawah ini akan dijelaskan beberapa faktor utama terkait penyebab pedal kopling mobil keras secara terperinci, sebagai berikut.

Kabel Kopling Terasa Seret

Pemicu utama pedal kopling terasa keras yaitu kabel atau kawat baja di unit komponen kopling mengalami seret.

Hal ini bisa di akibatkan oleh kurangnya pelumasan oli pada kabel kopling. Dengan begitu rawan sekali mengalami kering, sehingga membuat kondisi pedal kopling saat diinjak terasa berat.

Solusi permasalahan tersebut yang perlu anda lakukan ialah melumurinya dengan pelumas oli, agar gesekan antara sarung pembungkus dengan kabel kopling bisa lancar tidak seret lagi.

Namun pada mobil keluaran terbaru, model unit kopling mobil sudah hidrolik yang mana memanfaatkan tekanan cairan. Ini artinya sudah tak perlu memperhatikan soal kabel kopling mobil, yang mana perannya sudah tergantikan oleh sistem hidrolik tersebut.

Kerusakan Pada Release Bearing

Selain itu ada faktor lain penyebab pedal kopling berat, yang mana bisa di akibatkan oleh tekanan plat pegas diafragma terdapat di bagian cover clutch.

Secara mekanis, kondisi tekanan itu sangat mempengaruhi kinerja unit kopling mobil. Jika komponen itu rusak atau sudah aus, bisa mengakibatkan pedal kopling terasa berat atau keras saat diinjak.

Solusinya cukup anda melakukan pergantian release bearing dengan yang baru, supaya kinerjanya nanti bisa normal kembali.

Pilot Bearing Mengalami Kemancetan

Adapun faktor pendukung lainnya yang membuat pedal kopling mobil terasa keras, yaitu pilot bearing mengalami kemancetan.

Lantaran fungsi utama pilot bearing untuk menopang input shaft dan bertugas sebagai pensejajar sumbu tengah poros engkol.

Apabila posisi pilot bearing mengalami sebuah kendala atau mancet. Maka akan berdampak langsung pada sulitnya memindahkan gigi transmisi melalui pedal kopling, sebab sudah terasa berat atau keras.

Solusi untuk memperbaiki pilot bearing yakni dengan menggantinya dengan yang baru. Agar kemancetan di sistem mekanis unit kopling bisa teratasi.

Komponen Kampas Kopling Sudah Aus

Sementara itu jika komponen kampas kopling aus, sudah pasti akan menyebabkan pedal kopling mobil terasa keras saat diinjak.

Masalah pada kampas kopling ini juga mempengaruhi kinerja sistem mekanis pada kopling, jadi tidak lancar ketika memindahkan posisi gigi transmisi.

Dan lebih parahnya lagi mobil akan banyak sekali kehilangan tenaga ketika perpindahan gigi transmisi terjadi. Untuk mendeteksi gejala kampas kopling aus, biasanya ditandai dengan keluarnya bau hangus atau terbakar di bagian unit kopling.

Jika kondisi itu terjadi, maka segera mungkin anda mengganti kampas kopling mobil dengan yang baru, serta pilih spare part original buatan pabrik.

Kondisi Cover Clutch Sudah Berumur

Cover Clutch Mobil Bermasalah

Pemicu lain terjadinya pedal kopling terasa berat saat diinjak, ialah usia cover clutch sudah berumur serta waktunya dilakukan pergantian yang baru.

Indikasi tanda yang muncul biasanya pegas penekan plat kopling terasa lebih lemah. Maka disarankan untuk segera ganti cover clutch yang baru.

Jangan lupa selalu gunakan model atau tipe yang asli buatan pabrik. Agar cover clutch lebih awet dan tahan lama tidak mudah mengalami kerusakan.

Komponen Kurang Pelumasan

Masalah pedal kopling pada mobil terasa keras, bisa juga karena kurangnya pelumasan pada komponen terutama unit kopling.

Sebab gesekan yang terlalu keras di setiap komponen, memicu tenaga mesin jadi tidak optimal seperti biasanya, khususnya dibagian sektor kopling.

Solusinya berikan cairan pelumas di beberapa bagian komponen pedal kopling, meliputi per matahari serta release bearing. Agar nanti meringankan tarikan antar komponen unit kopling, serta mengatasi beratnya pedal kopling saat diinjak.

Pola Berkendara Yang Buruk

Cara Mengemudi Yang Buruk

Sebagai pemilik mobil khususnya transmisi manual, pola berkendara yang buruk bisa menyebabkan pedal kopling mobil terasa keras saat diinjak.

Hal ini terkait pola berkendara yang menginjak serta melepas pedal kopling secara spontan. Sehingga plat kopling yang terhubung dengan flywheel akan terasa lebih berat.

Selain itu bisa menimbulkan terjadinya kampas kopling mudah aus atau tipis. Maka dari itu pastikan anda menekan atau melepas pedal kopling secara perlahan, yang mana disesuaikan dengan kecepatan mobil saat anda melaju di jalanan.

Dan kesalahan yang sering dilakukan oleh pemilik mobil yaitu memposisikan kaki menggantung di atas pedal kopling, saat mobil sedang melaju.

Kesimpulan

Dari beberapa penyebab pedal kopling mobil terasa keras atau berat di atas, tentunya bisa anda pelajari dengan seksama. Bahkan faktor lain pemicu masalah pedal kopling terasa berat saat diinjak.

Semoga informasi yang disampaikan di atas, bisa anda terapkan guna pencegahan atau mengatasi terjadinya kerusakan pedal kopling mobil.

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *