Waktu Ideal Ganti Oli Mesin Mobil Yang Tepat
BERITA

Inilah Waktu Ideal Ganti Oli Mesin Mobil Yang Perlu Anda Tahu!

OTOBERITA.com – Bagi sebagian pemilik mobil, pasti ada yang belum tahu. Kapan waktu ganti oli mesin mobil yang tepat dan benar? Mengingat oli mesin mobil memiliki peran sebagai pelumas yang penting sekali. Jadi apabila kondisi oli sudah buruk dan tidak diganti bisa berakibat fatal pada mesin mobil bisa-bisa rusak.

Teknologi oli yang kini semakin canggih, membuat proses pelumasan mesin juga menjadi lebih baik serta optimal. Pabrikan oli sebenarnya telah menganjurkan untuk pemilik mobil ganti oli mesin, ketika sudah mencapai batas wajar yang ditentukan. Batas wajar ganti oli mesin mobil ialah setiap 10.000 km.

Waktu Ideal Ganti Oli Mesin Mobil Pada Honda Brio Satya

Baca juga :

Waktu Ideal Ganti Oli Mesin Mobil Yang Tepat

Misalnya saja di buku panduan Honda Brio Satya, telah menyertakan waktu yang tepat untuk ganti oli yang sangat disarankan pabrikan dalam kondisi normal. Apabila telah mencapai 6 bulan sekali atau setiap 10.000 kilometer yang ditempuh.

Namun ketentuan itu hanya untuk kondisi berkendara ringan. Sedangkan kondisi berkendara berat, sangat disarankan mengganti oli mesin bila sudah mencapai batas 5.000 kilometer atau setiap 3 bulan sekali.

Lantas, seperti apa sih maksud dari kondisi berkendara berat? Kita ambil saja contoh sosok mobil passenger seperti Honda Brio Satya. Panduan dibuku manual kurang lebih seperti ini.

  1. Terlalu sering mengendarai mobil dalam kondisi idle, atau ketika kondisi go dan stop.
  2. Berkendara saat suhu atau cuaca yang panas, semisalnya lebih dari 35 derajat celcius.
  3. Ketika saat menempuh sekali perjalanan kurang dari 8 kilometer, dan saat kondisi cuaca dingin tidak lebih mencapai 16 kilometer setiap perjalanan.
  4. Beban yang berat pada mobil, atau bisa dikatakan mobil bermuatan. Serta melaju di daerah pegunungan yang relatif membuat kinerja mesin menjadi berat.
  5. Melewati jalanan yang berlumpur atau tidak rata alias medan off-road.

Kriteria Berkendara, Tolak Ukur Ganti Oli Yang Tepat

Kondisi Berkendara saat mancet

Untuk poin nomor satu itu biasanya kondisi perjalanan mobil di kota-kota besar. Salah satunya di Jakarta, yang mana kerap terjadi mancet. Maka bukan tanpa alasan kondisi mobil menjadi sering idle.

Meski jarak yang ditempuh tidak jauh, namun kondisi mesin tetap bekerja secara terus menerus. Dengan kondisi seperti ini diharapkan anda sebagai pemilik mobil, jangan menunggu jarak yang direkomendasikan untuk mengganti oli mesin mobil.

Hal ini terkait kualitas oli mesin mobil yang menurun dan kinerjanya nanti tidak optimal. Oleh sebab itu sangat disarankan anda mengganti oli mesin mobil menurut durasi penggunaan saja.

Kesimpulan

Apabila anda kriteria pengguna mobil kondisi berat seperti di wilayah kota-kota besar. Maka dianjurkan waktu ideal yang tepat ganti oli mesin mobil setengah dari batas yang direkomendasikan. Yaitu 5.000 kilometer jarak tempuh berkendara atau setiap 3 bulan sekali. Jadi dalam setahun perlu ganti oli mesin sebanyak 4 kali.

Cara ini cukup efektif untuk menjaga kualitas oli mesin mobil serta dapat membuat mesin mobil lebih awet dan tahan lama. Dari ulasan tersebut dapat disimpulkan bahwa kriteria berkendara berat perlu ganti oli mesin setiap 5.000 kilometer atau 3 bulan sekali, sedangkan kriteria berkendara ringan jika sudah mencapai 10.000 kilometer atau 6 bulan sekali.

Itulah waktu ideal ganti oli mesin yang tepat dan benar, menurut otoberita.com. Sudahkah anda ganti oli mesin mobil?

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *