5 Penyebab Mesin Mobil Panas Alias Overheat
TIPS OTOMOTIF

Cek 5 Penyebab Mesin Mobil Panas Alias Overheat

OTOBERITA.com – Dari kebanyakan pemilik mobil masih belum begitu memahami penyebab mesin mobil panas. Lantaran si empunya mobil menghiraukan beberapa hal sepele yang sebenarnya fatal akibatnya. Tak heran banyak berita soal mobil mendadak terbakar saat melaju di jalan.

Salah satu penyebabnya ialah dimana kondisi mesin mobil sudah terlalu panas atau dikenal dengan istilah overheat. Kenaikan suhu mesin mobil sebenarnya dipengaruhi oleh beberapa faktor penting. Bagi kalian yang baru memiliki mobil baik itu baru atau bekas. Patut ketahui masalah mesin mobil panas dan bagaimana cara tepat mencegah kejadian tersebut?

5 Penyebab Mesin Mobil Panas atau Overheat

5 Penyebab Mesin Mobil Panas Alias Overheat
Mesin Mobil Mengalami Overheat ( Source img : rotarybintaro.co.id )

Selain merawat kondisi mesin mobil agar selalu tampil prima. Juga perlu memperhatikan beberapa kondisi yang sebenarnya sepele ini, agar tidak terjadi mobil terbakar. Lantas, apa saja penyebab utama mesin overheat?

1. Kerusakan Pada Komponen Radiator

Perlu anda ketahui fungsi radiator pada mobil yaitu mengelola suhu mesin mobil agar selalu dalam kondisi normal. Maka bila terjadi kerusakan pada komponen radiator, sistem pendingin mesin akan kacau, sehingga hal terbesar yang akan terjadi ialah mesin mobil panas. Dan jika dibiarkan begitu saja akan sangat berbahaya.

Kondisi kerusakan paling umum pada radiator mobil ialah :

  • Saluran radiator tersumbat.
  • Kebocoran atau sobek pada bagian selang radiator.
  • Kurangnya cairan pada tangki radiator mobil.

Cara atasi poin pertama pada kerusakan radiator mobil untuk saluran bila tersumbat langsung diperbaiki. Selanjutnya bila ada selang yang bocor atau sobek sedikit, alangkah baiknya segera diganti dengan yang baru. Dan untuk kurangnya cairan pada tangki radiator, selalu cek kondisi airnya kurang lebih seminggu sekali apabila kurang segeralah isi dengan coolant radiator khusus. Terlebih gunakan cairan yang telah mengandung anti karat. Dengan begitu sirkulasi pendistribusian cairan pendingin akan baik, dan tidak membuat mesin mobil jadi overheat alias panas.

2. Komponen Thermostat Tidak Berfungsi Dengan Baik

Komponen thermostat sendiri merupakan alat pengukur suhu di dalam mobil yang langsung berhubungan dengan sistem kerja radiator. Biasanya ketika suhu mesin rendah, komponen ini mengatur air untuk berada di dalam radiator. Dan apabila kondisi mesin mulai memanas, alat ini akan mengatur air untuk dapat masuk ke dalam mesin.

Maka bila alat ini tidak berfungsi dengan baik, bukan tidak mungkin sistem sirkulasi pendingin mobil akan terganggu, dan berakibat suhu mesin tidak stabil. Dan kondisi parahnya panas akan semakin naik serta berimbas pada overheat pada mesin.

3. Memakai Oli Palsu atau Olplas (Oli Oplosan)

Biasanya pemilik mobil awam atau pemula, tergiur dengan harga oli mesin mobil murah namun tidak berkualitas. Bahkan parahnya oli mesin mobil yang tidak bermerek alias oplosan. Mengingat cairan oli yang tidak rekomendasi tidak begitu tahan terhadap panas sehingga mudah menguap. Membuat mesin tidak dilumasi dengan baik, sehingga gesekan yang kuat menimbulkan mesin overheat.

Kondisi yang umum terjadi ketika pakai oli palsu atau oli bekas, mesin mobil cepat mengalami panas. Di tandai dengan kemunculan asap putih yang keluar dari kap mesin mobil.

Alangkah baiknya anda memakai oli mesin rekomendasi pabrikan mobil yang pasti terjamin baik itu kualitas dan keawetannya. Untuk soal harga oli mesin mobil bervariasi mahal dan bermerek terkenal tentunya berkualitas. Jangan asal membeli oli abal-abal yang tidak berkualitas.

4. Kipas Pendingin Mobil Mati

Di radiator mobil ada komponen kipas yang berperan sebagai penyedot udara dingin dari luar. Pemasangan kipas yang salah dapat membuat suhu yang tinggi terperangkap dan membuat mesin mobil cepat panas. Selain itu apabila kipas mengalami kerusakan atau tidak berfungsi dengan baik bisa mengakibatkan mesin overheat.

Anda perlu secara berkala mengecek kondisi fanbelt masih normal atau sudah kendur bahkan putus. Selain itu memeriksa bagian kondisi dinamo sebagai penggerak kipas. Untuk mobil yang sudah usia atau mobil lawas, kabel atau sekring kerap mudah putus. Sehingga perlu penanganan yang khusus agar kondisi kipas serta pendukungnya dapat bekerja dengan baik.

5. Penggunaan Bahan Bakar Yang Tak Sesuai

Penyebab mesin mobil panas yang terakhir ialah pemilihan bahan bakar yang tak sesuai dengan jenis kendaraan. Mengapa demikian? Sebab kandungan oktan yang tak sesuai dengan kebutuhan mobil berimbas pada masalah knocking, sehingga mesin overheat bila kejadian itu dibiarkan secara terus menerus.

Alangkah baiknya anda mengerti mengenai bahan bakar yang tepat untuk mobil. Agar mobil bisa selalu dalam keadaan prima ketika digunakan. Tidak malah rusak yang mengakibatkan biaya perbaikan yang membengkak.

Baca juga Bahan Bakar Mobil Yang Paling Cocok dan Aman.

Itulah di atas beberapa penyebab mesin mobil panas dan berakibat mobil bisa terbakar. Pahami dan lalukan cara mengatasinya sedini mungkin agar mobil anda baik-baik saja. Salam sobat otoberita, nantikan tips otomotif lainnya hanya di situs otoberita.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *